Orientasi Perguruan Tinggi Negeri Jerman dan Turki untuk Siswi Kelas V

Rabu, 23 Agustus 2017
orientasi-perguruan-tinggi-negeri-jerman-dan-turki-untuk-siswi-kelas-v

Senin (21/08/2017), seluruh siswi kelas V (XI MA) Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang berjumlah 128 orang berkumpul di asrama Zaenab Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta untuk mengikuti orientasi perguruan tinggi negeri Jerman dan Turki. Acara ini menghadirkan Maulana Permana Ajie (Ajie) mahasiswa Tekhnik Biologi, Rhein-Waal University of Apllied Sciences dan Roida Hasna Afrilita (Nana) mahasiswa jurusan Ilmu Pendidikan Canakkale Onsekiz Mart University Turki.

            Acara dilaksanakan pada pukul 10.00-12.00 WIB. Pemateri memaparkan pengalaman nya selama berkuliah di Jerman dan Turki. Setelah itu siswi diperkenankan untuk bertanya dalam diskusi. Pada termin pertama, tiga siswi bertanya tentang strategi menentukan jurusan, akses PCIM di Jerman dan Turki, respon warga terhadap perempuan tanpa mahrom dan prospek kerja. Pemateri menjawab secara berganyian. Menurut Ajie, cara untuk menentukan jurusan adalah dengan mengikuti beberapa kegiatan. Respon warga Jerman terhadap perempuan tanpa muhrim biasa-biasa saja. Sedangkan untuk akses PCIM bisa melalui surat dan telpon. Prospek kerja lulusan dari Perguruan Tinggi Jerman bagus dan di perhitungkan. Nana menambahkan cara untuk menentukan jurusan bisa dengan mencoba-coba, jika menemukan hal yang paling disenangi maka bisa mengambil jurusan terkait hal tersebut. PCIM banyak dibutuhkan di Turki dan ada kontak yang bisa di hubungi. Respon warga terhadap perempuan tanpa mahram di Turki biasa saja dan dihormati. Untuk prospek kerja ada nilai plusnya jika lulusan luar negeri. Pada termin kedua siswi bertanya cara mendaftar PCIM, pergaulan di Jerman dan Tuki, serta bagaimana cara belajar bahasa Jerman dan Turki. Ajie menjawab mendaftar PCIM di Jerman sangat mudah asalkan warga Muhammadiyah dapat di hubungi melalui Facebook. Pergaulan di Jerman tidak perlu ditakutkan asalkan bisa mempertahankan nilai-nilai Islam dan budaya ketimuran. Cara belajar bahasa Jerman dapat dilakukan dengan menonton film dan musik yang berbahasa Jerman. Nana menjawab untuk mendaftar PCIM langsung bergabung saja dengan kontak komunitas media sosial. Supaya tidak terjerumus dengan pergaulan yang tidak bagus harus sadar diri sebagai mahasiswa yang beriman, masuk ke zona aman, jangan sampai terbawa arus lingkungan. Cara untuk belajar bahasa Turki adalah berteman dengan teman-teman internasional yang bisa berbahasa Inggris dan Turki yang bisa di ajak berdiskusi dan belajar bahasa Turki.

            Orientasi perguruan tinggi Jerman dan Turki membantu siswi untuk memahami perkuliahan di Jerman dan Turki. Setelah mengikui kegiatan ini siswi semakin termotivasi belajar dan mempersiapkan diri untuk mengikuti tes perguruan tinggi di luar negeri. semoga di tahun-tahun yang akan datang semakin banyak lulusan Madrasah Mu’allimaat yang berkuliah di luar negeri melalui beasiswa maupun non beasiswa.